www.jejak86.com /
CIRUAS — Revitalisasi Taman Kota Ciruas yang menelan anggaran sebesar Rp3 miliar dari APBD Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2026 mendapat sambutan positif dari tokoh pemuda dan masyarakat Kecamatan Ciruas. Pembangunan ini diharapkan mampu mengubah taman yang sebelumnya terkesan kumuh menjadi ruang publik yang nyaman, indah, serta bermanfaat bagi masyarakat.
Proyek revitalisasi yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang tersebut berlokasi di Desa Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten. Pelaksana proyek adalah CV Impala Jaya Perkasa, sedangkan konsultan supervisi atau pengawas adalah PT Fajar Konsultan.
Pada Kamis (22/10/2026), proses revitalisasi Taman Kota Ciruas menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap pembangunan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga fasilitas yang tersedia nantinya bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Bonar, tokoh pemuda Ciruas, menyampaikan bahwa revitalisasi Taman Kota Ciruas merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas fasilitas umum di wilayah Kecamatan Ciruas.
Menurutnya, kondisi taman yang sebelumnya kurang terawat kini mulai dibenahi melalui proses pembongkaran dan penataan kembali kawasan.
“Kami sebagai tokoh pemuda menyambut gembira revitalisasi Taman Kota Ciruas. Kami berharap setelah selesai dibangun, taman ini menjadi tempat yang nyaman, indah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bonar.
Taman Diharapkan Menjadi Pusat Olahraga dan Rekreasi

Bonar menjelaskan, keberadaan Taman Kota Ciruas sangat penting bagi masyarakat, terutama kalangan generasi muda yang membutuhkan ruang terbuka untuk melakukan kegiatan positif.
Ia berharap taman tersebut nantinya dilengkapi fasilitas olahraga, seperti lapangan futsal, basket, area jogging, serta tempat bersantai bagi masyarakat.
Dengan tersedianya fasilitas tersebut, Taman Kota Ciruas diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi ruang berkumpul bagi warga untuk mempererat hubungan sosial dan mendorong gaya hidup sehat.
“Harapan kami, anak-anak muda memiliki tempat yang layak untuk berolahraga dan melakukan kegiatan positif. Masyarakat juga bisa datang bersama keluarga untuk bersantai menikmati fasilitas taman,” katanya.
Berpotensi Dongkrak Perekonomian Pedagang
Selain memberikan manfaat dari sisi olahraga dan rekreasi, revitalisasi Taman Kota Ciruas juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Bonar menilai, apabila taman dikelola dengan baik dan menjadi tujuan kunjungan masyarakat dari berbagai wilayah, keberadaannya dapat membuka peluang usaha bagi pedagang kuliner maupun pelaku usaha kecil lainnya.
“Kalau taman ini tertata dengan baik dan ramai dikunjungi, tentu akan ada peluang bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan. Kami berharap manfaat pembangunan ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat kecil,” ungkapnya.
Atas nama tokoh pemuda, Bonar menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta Pemerintah Kabupaten Serang yang telah mendukung revitalisasi Taman Kota Ciruas.
Senada dengan Bonar, Hendi atau yang akrab disapa Gepeng, tokoh pemuda sekaligus Ketua BPPKB DPRT Citerep, menyatakan bahwa masyarakat menyambut antusias pembangunan tersebut.
Ia berharap revitalisasi dapat berjalan dengan baik dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi warga, khususnya masyarakat Kecamatan Ciruas.
Camat Ciruas Tekankan Pentingnya Pengelolaan Taman
Sementara itu, Camat Ciruas, Dr. Ir. Yuli Saputra, S.TP., M.M., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Serang, Wakil Bupati Serang, Sekretaris Daerah, serta seluruh pihak terkait yang telah mendukung revitalisasi Taman Kota Ciruas.
Menurut Yuli, revitalisasi tersebut merupakan upaya untuk mengubah kawasan yang sebelumnya kurang memberikan manfaat menjadi pusat kegiatan masyarakat yang lebih positif.
“Alhamdulillah, kami atas nama Pemerintah Kecamatan Ciruas mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Ibu Bupati, Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda, serta unsur pimpinan lainnya yang terkait. Taman Kota Ciruas ini sudah lama diidamkan masyarakat agar dapat direvitalisasi,” ujar Yuli.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga oleh pengelolaan dan pemeliharaan setelah taman mulai digunakan masyarakat.
Karena itu, ia berharap segera dibentuk pengelola yang bertanggung jawab menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, dan kondisi seluruh fasilitas taman.
“Kami berharap setelah revitalisasi selesai, segera dibentuk pengelolanya agar Taman Kota Ciruas selalu terjaga dan terlindungi kemanfaatannya, sehingga masyarakat dapat terus menikmati seluruh fasilitas yang tersedia,” tuturnya.
Masyarakat Berharap Anggaran Rp3 Miliar Memberikan Manfaat Nyata
Revitalisasi Taman Kota Ciruas diharapkan menjadi investasi pembangunan daerah yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Serang, khususnya warga Kecamatan Ciruas.
Dengan alokasi anggaran Rp3 miliar dari APBD Tahun Anggaran 2026, masyarakat berharap pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi dan ketentuan yang berlaku, dengan kualitas yang baik serta memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna.
Selain itu, transparansi pelaksanaan pembangunan, pengawasan pekerjaan, dan pemeliharaan fasilitas perlu menjadi perhatian agar hasil revitalisasi dapat digunakan secara optimal.
Tokoh pemuda dan masyarakat pun berharap Taman Kota Ciruas nantinya menjadi ruang publik yang representatif, tempat berolahraga, berekreasi, berinteraksi, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga setempat.
Revitalisasi ini diharapkan bukan sekadar mempercantik kawasan, melainkan menghadirkan fasilitas publik yang benar-benar hidup, terawat, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Red(Geger)






