www.jejak86.com / Sebagai bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Gontor.
Kegiatan yang dilaksanakan di puncak Gunung Karang, Banten, tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan satu abad Gontor dalam mencetak kader umat, bangsa, dan pemimpin masa depan.
Prosesi diawali dengan pendakian menuju puncak Gunung Karang yang diikuti para alumni dengan penuh semangat, kebersamaan, dan kekhidmatan. Setiap langkah pendakian dimaknai sebagai ikhtiar, pengorbanan, dan doa bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta keberlangsungan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan pengabdian yang diwariskan Pondok Modern Darussalam Gontor.
Di tengah kesejukan pegunungan, kedua bendera dikibarkan berdampingan sebagai lambang sinergi antara kecintaan kepada tanah air dan loyalitas terhadap almamater.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, melainkan amanah yang harus dijaga melalui persatuan, kerja nyata, dan kontribusi bagi masyarakat. Sementara itu, peringatan 100 Tahun Gontor menjadi refleksi atas perjalanan panjang pondok dalam membangun peradaban melalui pendidikan, akhlak, disiplin, dan pengabdian.
Berkibarnya Merah Putih bersama Bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di puncak Gunung Karang menjadi representasi semangat alumni untuk terus mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara.
Melalui kegiatan ini, Alumni Gontor Angkatan 2003 berharap semangat perjuangan para pendiri bangsa dan nilai-nilai luhur yang diwariskan Pondok Modern Darussalam Gontor terus hidup dalam setiap generasi.
Dengan mengusung semangat “Satu Langkah Mendaki, Seribu Doa untuk Indonesia”, para alumni mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan 100 Tahun Gontor sebagai momentum memperkuat persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta meneguhkan komitmen untuk menghadirkan Indonesia yang maju, bermartabat, dan diridai Allah SWT.
Editor:Geger










