Bani Latif: Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Seremoni, Saatnya Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Kampung Cibadak

BANTEN299 Dilihat

www.jejak86.com / SERANG — Semangat Sumpah Pemuda harus lebih dari sekadar peringatan tahunan. Nilai persatuan, kebersamaan, dan gotong royong perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan Bani Latif, Ketua Pelaksana PHBI Isra Mi’raj, dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).

Menurut Bani Latif, Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan untuk membangun lingkungan yang harmonis dan sejahtera.

“Semangat Sumpah Pemuda jangan hanya menjadi slogan atau seremoni setiap tahun. Kita harus membuktikannya melalui kepedulian terhadap sesama, menjaga kerukunan, serta membangun kebersamaan di lingkungan masing-masing,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut.

Ia menilai, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan menjadi penggerak kegiatan positif di tengah masyarakat. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong.

Persatuan Tidak Mengenal Kaya atau Miskin

Bani Latif juga menekankan bahwa persatuan harus dibangun tanpa membedakan status sosial, latar belakang ekonomi, maupun kedudukan seseorang di tengah masyarakat.

Menurutnya, kehidupan bermasyarakat akan semakin kuat apabila setiap warga saling menghormati, membantu ketika ada yang membutuhkan, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

“Jangan sampai perbedaan status sosial membuat kita berjarak. Kita semua adalah bagian dari masyarakat yang sama. Kebersamaan dan kepedulian harus menjadi dasar untuk menciptakan lingkungan yang rukun, aman, dan nyaman,” menjadi pesan penting dalam ajakan tersebut.

Ajak Warga Kampung Cibadak Bergerak Bersama

Secara khusus, Bani Latif mengajak masyarakat Kampung Cibadak RT 10 RW 03 untuk menjadikan nilai-nilai Sumpah Pemuda sebagai landasan memperkuat solidaritas dan kebersamaan warga.

Ia berharap semangat tersebut dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, kepedulian terhadap lingkungan, serta dukungan bersama terhadap pembangunan di wilayah tempat tinggal.

Baginya, kemajuan sebuah lingkungan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya hubungan sosial, kepedulian antarwarga, dan kesediaan masyarakat untuk saling membantu.

“Kalau persatuan terjaga, gotong royong hidup, dan pemuda ikut bergerak, banyak hal positif yang bisa kita lakukan bersama. Mari rawat kebersamaan dari lingkungan terkecil, mulai dari keluarga hingga masyarakat Kampung Cibadak, demi mendukung kemajuan Kota Serang,” pesannya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 diharapkan menjadi pengingat bahwa semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 tetap relevan hingga saat ini. Tantangannya bukan hanya menjaga persatuan dalam ucapan, melainkan membuktikannya melalui tindakan nyata.

Dari Kampung Cibadak, semangat persatuan dapat terus tumbuh: berbeda latar belakang, tetap satu tujuan, dan bergotong royong demi masa depan yang lebih baik.

 

Editor:Geger