Debit Air Baku Sungai Menurun, Perumdam Unit Wanasalam Lakukan Berbagai Upaya Agar Pelayanan Tetap Berjalan

BANTEN, wanasalam193 Dilihat

www.jejak86.com / Lebak , 3 Agustus 2026 – Menurunnya debit air baku di sungai yang menjadi sumber pasokan air bersih bagi pelanggan Perumdam Unit Wanasalam berdampak pada terganggunya distribusi air ke sejumlah wilayah, terutama daerah yang berada di lokasi paling tinggi dan paling jauh dari jaringan distribusi.

Berdasarkan informasi dari pihak Unit Wanasalam, kondisi tersebut dipengaruhi oleh musim kemarau yang menyebabkan sungai mengalami kekeringan sehingga debit air baku mengalami penurunan cukup signifikan.

Selain faktor berkurangnya debit sungai, kemampuan pompa intake berdaya 45 kW juga mengalami penurunan kapasitas. Saat ini pompa hanya mampu menghasilkan debit sekitar 8,6 liter per detik, sedangkan sebelum mengalami kerusakan debitnya dapat mencapai sekitar 14 liter per detik. Penurunan kapasitas tersebut menyebabkan proses pengolahan dan pendistribusian air tidak dapat berjalan secara optimal.

Sebagai langkah penanganan sementara, petugas Perumdam Unit Wanasalam telah melakukan berbagai upaya, di antaranya
Melakukan pembendungan sungai secara manual untuk menambah ketersediaan air baku.

Memaksimalkan operasional pompa intake meskipun debit air sungai terus menurun.
Berkoordinasi dengan bagian teknis dan manajemen Perumdam guna mempercepat perbaikan pompa.

Perbaikan Pompa Hampir Rampung
Perbaikan pompa intake yang sebelumnya mengalami kerusakan telah berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Proses perbaikan kini telah selesai dan direncanakan pompa akan dibawa ke Unit Wanasalam untuk segera dipasang kembali.

Dengan beroperasinya kembali pompa tersebut, diharapkan kapasitas produksi air dapat meningkat sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan kembali normal.

Aa.Samsudin kepala cabang   Perumdam Unit Pelayanan Wanasalam membenarkan dan menjelaskan bahwa informasi mengenai terganggunya distribusi air memang benar adanya.

“Penurunan daya hisap pompa dan kecilnya debit air baku menjadi penyebab utama air tidak dapat mengalir secara maksimal, terutama ke wilayah yang letaknya paling jauh dan lebih tinggi. Saat ini debit air hanya sekitar 8,6 liter per detik, sehingga berpengaruh terhadap pelayanan kepada pelanggan.”

Ia juga menambahkan bahwa pihak Unit Wanasalam telah berkoordinasi dengan bagian terkait serta Direktur Utama Perumdam agar penanganan dapat segera dilakukan.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan bagian terkait dan Direktur Utama agar penanganan dapat segera direalisasikan. Perbaikan pompa telah selesai dan direncanakan segera dipasang kembali di Wanasalam.”

Pihak Perumdam Unit Wanasalam berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang terjadi karena gangguan pelayanan saat ini dipengaruhi oleh faktor alam berupa menurunnya debit air sungai serta kerusakan pompa intake yang sedang dalam proses pemulihan. Setelah pompa kembali beroperasi, diharapkan distribusi air bersih dapat kembali normal dan pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih optimal.

Editor : Y. b.