www.jejak86.Com |Lebak Banten. – Proyek pemasangan paving block bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 di desa cijaku di Kampung, Sukasari, Kecamatan Cijaku menuai kecaman tajam warga. Pasalnya, pekerjaan yang baru rampung dikerjakan satu minggu lalu kini sudah terlihat rusak, retak, dan bergeser di banyak titik.
Proyek senilai Rp39.285.000. Tersebut direncanakan 1,3 X 90 M. Namun pantauan di lapangan menunjukkan kualitas jauh dari standar: banyak paving pecah, permukaan tidak rata, terangkat, dan celah antar-blok renggang. Diduga pondasi tidak dipadatkan sempurna dan material paving lebih tipis serta rapuh dari spesifikasi yang disepakati.

“Kurang lebih seminggu pekerjaan selesai, sudah rusak begini. Terasa sekali dikerjakan asal-asalan, hanya mengejar pencairan anggaran,” ujar warga yang enggan di sebutkan namanya, Selasa (21/7/2026).
Warga menduga pelaksana memangkas biaya material dan mempercepat pengerjaan tanpa pengawasan ketat.
Sementara itu, warga meminta instansi berwenang segera turun melakukan audit fisik dan memerintahkan perbaikan total sesuai spesifikasi, serta memproses jika terbukti ada penyimpangan penggunaan dana desa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana kegiatan (TPK) maupun pihak desa.
Editor: Nurjaya Kusuma









