Eksplorasi Wisata Pantai Tanjung Lebak Banten,l Jurnalis Lintas Provinsi Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Nusantara

BANTEN64 Dilihat

www.jejak86.com / LEBAK – Eksplorasi wisata alam di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjadi momentum istimewa bagi sejumlah insan pers dan tokoh organisasi untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi lintas provinsi, sekaligus mengenal lebih dekat potensi wisata pesisir dan kehidupan masyarakat nelayan. Jum’at (30/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pantai Tanjung, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten. Selain menikmati pesona keindahan alam pantai, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan bagi para jurnalis dari berbagai daerah untuk membangun komunikasi dan memperkuat solidaritas insan pers di Nusantara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Provinsi Sumatera Selatan, Febri Zulian, S.; Pemimpin Redaksi PT Pelita Publik Group, Deni Wijaya; Rinto, Tim Investigasi Media Tipikorinvestigasi.id; Mastari, Pimpinan Redaksi Media Liputan ABN; serta Adang Kobar, jurnalis asal Lebak yang tergabung dalam Tim Investigasi Media Jejak86.

Eksplorasi wisata alam ini tidak hanya menjadi ajang menikmati keindahan pantai, tetapi juga sebagai bentuk perhatian terhadap potensi wisata daerah yang memiliki nilai strategis bagi pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pesisir Kabupaten Lebak.

Ketua DPD ARUN Provinsi Sumatera Selatan, Febri Zulian, S., menyampaikan perhatian khusus terhadap potensi wisata pantai di Kabupaten Lebak, termasuk keberadaan masyarakat nelayan yang menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi wilayah pesisir.

Menurutnya, potensi wisata pantai di Lebak memiliki daya tarik yang besar dan perlu mendapatkan perhatian serta dukungan berbagai pihak agar dapat berkembang secara optimal. Pengembangan kawasan wisata diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Ia menilai, sektor pariwisata dan kehidupan masyarakat nelayan memiliki keterkaitan erat yang perlu dijaga melalui pendekatan pembangunan yang berkelanjutan, sehingga potensi alam dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi PT Pelita Publik Group, Deni Wijaya, menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi antarjurnalis di seluruh penjuru Nusantara memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pers yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, perbedaan wilayah, latar belakang, maupun media tempat bernaung bukanlah penghalang untuk membangun kebersamaan. Justru, keberagaman tersebut menjadi kekuatan besar dalam memperluas wawasan, mempererat solidaritas, serta membuka ruang kolaborasi dalam menyampaikan informasi yang edukatif, berimbang, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Jurnalis tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun jembatan komunikasi, mempererat persaudaraan, serta menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman bangsa. Kolaborasi antarjurnalis di seluruh Nusantara tercinta merupakan kekuatan yang harus terus dirawat dan dikembangkan,” ungkap Deni Wijaya.

Ia juga menegaskan bahwa silaturahmi lintas daerah seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan insan pers, membangun komunikasi yang konstruktif, serta mendorong lahirnya kolaborasi yang membawa manfaat bagi masyarakat dan kemajuan bangsa.

Senada dengan itu, Mastari, Pimpinan Redaksi Media Liputan ABN, menyampaikan bahwa potensi wisata alam di Kabupaten Lebak perlu mendapatkan perhatian dan promosi yang lebih luas agar semakin dikenal masyarakat, baik di tingkat regional maupun nasional.

Menurutnya, keindahan alam yang dimiliki Lebak merupakan aset berharga yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan, sekaligus menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Rinto, Tim Investigasi Media Tipikorinvestigasi.id, juga menyampaikan bahwa eksplorasi wisata alam menjadi salah satu cara untuk mengenal potensi daerah secara langsung, termasuk melihat peluang pengembangan sektor pariwisata yang dapat mendukung perekonomian masyarakat.

Ia berharap, potensi wisata yang ada dapat terus dikembangkan melalui perhatian dan kerja sama berbagai pihak, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Adang Kobar, jurnalis asal Lebak yang tergabung dalam Tim Investigasi Media Jejak86, menyampaikan bahwa Kabupaten Lebak memiliki banyak destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya kawasan Pantai Tanjung di Desa Muara, Kecamatan Wanasalam.

Ia berharap, keindahan alam pantai tersebut dapat semakin dikenal luas serta mendapat perhatian dari berbagai pihak, sehingga mampu mendorong perkembangan pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang tinggal di kawasan pesisir.

Kegiatan eksplorasi wisata alam ini menjadi gambaran bahwa silaturahmi dan kolaborasi lintas provinsi memiliki nilai penting dalam memperkuat hubungan antarinsan pers, memperluas wawasan, serta membangun kepedulian terhadap potensi daerah.

Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara jurnalis, organisasi, dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan pariwisata, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan kontribusi positif bagi bangsa dan Nusantara tercinta.

Red / Adang

Redaksi / Y.b