Habiburokhman Apresiasi BNN Usai Bongkar Jaringan Ganja Gayo-Medan, Sita 93 Kg

BANTEN, TNI POLRI89 Dilihat

www.jejak86.com / Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan apresiasinya pada Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol Suyudi Ario Seto, yang baru saja membongkar jaringan peredaran gelap narkotika jenis ganja lintas provinsi Gayo-Medan di wilayah Sumatera Utara.

Dalam pengungkapan ini, tim gabungan BNN RI dan BNN Provinsi Sumatera Utara menangkap kurir beserta penerima barang melalui operasi penyamaran (*undercover buy*) di tiga lokasi di Kabupaten Deli Serdang. Dari operasi tersebut, BNN menyita sekitar 93 kilogram ganja dan masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pemasok, bandar, serta pihak yang mengendalikan jaringan tersebut.

“Kami di Komisi III DPR RI memberikan penghormatan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala BNN RI, Bapak Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, beserta seluruh tim gabungan Direktorat Intelijen BNN RI dan BNNP Sumatera Utara. Penangkapan kurir beserta penerima barang dengan barang bukti hampir 93 kilogram ganja ini adalah bukti nyata komitmen, ketangguhan, dan ketajaman intelijen BNN dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika,” ujar Habiburokhman dalam keterangan yang diterima, Sabtu (1/8).

Ia menilai, kepemimpinan Komjen Suyudi membawa energi baru yang responsif dan progresif dalam penegakan hukum tindak pidana narkotika. Keberhasilan menindak operasi terselubung (*undercover*) di tiga titik lokasi (TKP) di Kabupaten Deli Serdang menunjukkan koordinasi dan efektivitas lapangan yang sangat solid.

Lebih lanjut, Ketua Komisi III DPR RI menekankan beberapa poin penting:

1. Komisi III akan terus memberikan dukungan politik, anggaran, dan regulasi bagi BNN RI untuk memperkuat kapasitas intelijen serta penindakan di wilayah-wilayah rawan jalur peredaran narkoba.

2. Komisi III DPR juga mendorong BNN untuk tidak berhenti pada level kurir dan pemesan lokal, tetapi terus melakukan pengembangan (*deepening*) guna membongkar seluruh jaringan intelektual dan penyandang dana di balik jaringan Gayo-Medan tersebut.

3. Keberhasilan operasi ini mengirimkan pesan kuat kepada para bandar dan sindikat narkoba bahwa tidak ada ruang aman bagi peredaran gelap narkotika di Indonesia.

“Kerja keras BNN di lapangan bukan sekadar menyelamatkan ribuan nyawa dari bahaya narkoba, tetapi juga menegakkan kehormatan hukum negara. Kami di DPR RI akan terus berada di belakang BNN untuk memberantas kejahatan narkotika hingga ke akar-akarnya,” pungkas Habiburokhman.

 

Editor:Geger