Hari Ketiga Ops Patuh Maung 2026, Polda Banten Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

BANTEN331 Dilihat

www.jejak86.com / SERANG – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten terus mengoptimalkan kegiatan preemtif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah hukum Polda Banten pada Rabu (28/10/2026).

Dalam pelaksanaan operasi, personel diarahkan untuk melaksanakan kegiatan sesuai target yang telah ditentukan, dengan fokus pada edukasi, pencegahan pelanggaran, serta peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kepala Anev Ditlantas Polda Banten, Kompol Zaeni Aji Bakhtiar, menyampaikan bahwa terdapat empat titik sasaran kegiatan pada hari ketiga Operasi Patuh Maung 2026, yakni Universitas Pamulang (Unpam), Puri Anggrek, Persada, dan PMI.

“Saya tekankan kepada seluruh personel agar mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan preemtif dan preventif sesuai target yang telah ditetapkan. Maksimalkan kegiatan di empat titik sasaran, yakni Universitas Pamulang (Unpam), Puri Anggrek, Persada, dan PMI. dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kompol Zaeni Aji Bakhtiar.

Ia juga menegaskan bahwa pendekatan humanis harus menjadi pedoman bagi setiap personel dalam menjalankan tugas di lapangan. Hal tersebut sejalan dengan semangat Polri, yakni Polisi Bersama Masyarakat, yang menekankan pentingnya kedekatan, komunikasi, dan kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengutamakan edukasi dan upaya pencegahan agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan serta ketertiban berlalu lintas.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Banten berharap pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 dapat berjalan optimal, meningkatkan kepatuhan pengguna jalan, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten.

Polda Banten mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi dengan mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, dan menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari (Bidhumas).

 

Editor:Geger