www.jejak86.Com |Lebak – Kolaborasi kuat antara Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kabupaten Lebak dan jajaran Polres Lebak berhasil mewujudkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang kini telah rampung 100 persen di kampung parungrasa Desa Parungsari,Kecamatan Wanasalam, Kamis (4/6/2026). Proyek ini menjadi bukti nyata kebersamaan aparat dan pemerintah desa dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Pembangunan jembatan sekitar sepanjang 40 meter dan lebar 1,5 meter ini berlangsung selama satu bulan, dimulai Mai lalu. Seluruh proses dikerjakan dengan sistem gotong royong: Polri menyediakan dukungan teknis, peralatan, dan sebagian anggaran program nasional, sementara DPD APDESI berperan mengoordinasikan ketersediaan lahan, tenaga kerja lokal, serta sumbangan dana dan material dari pemerintah desa dan warga sekitar.
Ketua DPD APDESI MP Provinsi Banten, melalui APDESI Wanasalam Aan Suanda, selaku ( Kades Parungsari), menyatakan kerja sama ini lahir dari kesamaan visi untuk memudahkan akses warga. Selama ini, dua desa tetangga—Parungdari dan Cilangkap—terpisah sungai, sehingga warga harus memutar jalan sejauh 6 kilometer atau menyeberang dengan kondisi jembatan rusak parah.

“Kami bersyukur Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi mitra pembangunan. DPD APDESI bergerak menyatukan kekuatan pemerintah desa agar kebutuhan mendasar ini terpenuhi cepat dan tepat sasaran. Ini bukan milik satu pihak, tapi milik semua warga,” ujar Aan Suanda usai meninjau akhir pekerjaan.
Sementara itu, Kapolres Lebak AKBP. HERFIO ZAKI.,S.I.K., MH melalui Polsek Wanasalam AKP Subara S.IP. menegaskan Jembatan Merah Putih Presisi adalah wujud nyata konsep Polri Presisi: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Sinergi dengan APDESI sangat krusial karena merekalah yang paling paham kebutuhan riil di tingkat desa.
“Kami tidak bekerja sendiri. Bersama APDESI, kami pastikan pembangunan sesuai kebutuhan, aman, dan bermanfaat jangka panjang. Jembatan ini sudah lolos uji teknis, kokoh, dan siap dipakai. Tinggal menunggu jadwal peresmian resmian” jelas AKP Subara
Jurnalis: Tohirin/Red











