www jejak86.com / SERANG, BANTEN — Pemadaman listrik dalam waktu cukup lama kembali dikeluhkan masyarakat. Warga Kampung Priman, Desa Kepandean, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, mengaku harus beraktivitas tanpa aliran listrik hingga kurang lebih lima jam.
Keluhan tersebut disampaikan Hariri, warga setempat. Ia mempertanyakan lambannya penanganan gangguan listrik yang dirasakan masyarakat.
Menurut Hariri, pemadaman dalam waktu berjam-jam bukan hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga dapat berdampak terhadap kegiatan ekonomi warga yang bergantung pada pasokan listrik.

«“Listrik mati sampai sekitar lima jam. Kami berharap petugas PLN bisa lebih sigap menangani gangguan dan memberikan informasi kepada masyarakat,” ujar Hariri.»
Warga menilai, ketika terjadi pemadaman dalam waktu cukup lama, masyarakat membutuhkan dua hal utama, yakni penanganan gangguan yang cepat serta informasi yang jelas mengenai penyebab pemadaman dan perkiraan kapan listrik kembali normal.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai sejauh mana kesiapan pelayanan kelistrikan dalam merespons gangguan di wilayah Kecamatan Ciruas.
Warga berharap pihak PLN tidak hanya melakukan perbaikan ketika gangguan terjadi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan dan komunikasi kepada pelanggan, terutama apabila pemadaman berlangsung berjam-jam.
Warga Minta Penjelasan PLN
Pemadaman listrik tentu dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti gangguan jaringan, kondisi teknis, maupun pekerjaan pemeliharaan. Karena itu, diperlukan penjelasan resmi dari pihak PLN agar masyarakat tidak memperoleh informasi yang simpang siur.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab pemadaman listrik di Kampung Priman, Desa Kepandean, Kecamatan Ciruas, maupun langkah penanganan yang dilakukan.
Masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian sehingga gangguan serupa tidak berulang dan pelayanan kepada pelanggan dapat semakin cepat serta responsif.
Editor:Geger











