Momen 100 Tahun Gontor,Dari Puncak Gunung Karang, Alumni Gontor 2003 Teguhkan Komitmen Mengabdi untuk Indonesia

BANTEN, TNI POLRI314 Dilihat

www.jejak86.com / PANDEGLANG – Di tengah kabut tipis yang menyelimuti kawasan Gunung Karang, Pandeglang, Banten, Sabtu (1/8/2026), puluhan Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Angkatan 2003 berdiri membentuk barisan. Di hadapan mereka, Bendera Merah Putih dan Bendera Gontor perlahan berkibar di ketinggian, menjadi simbol kesetiaan kepada bangsa sekaligus penghormatan kepada nilai-nilai pendidikan yang telah membentuk perjalanan hidup mereka.

Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor yang diinisiasi melalui Zagreenada Denatura (red – ALumni Gontor 2003). Bagi para alumni, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi atas perjalanan panjang pengabdian yang telah dimulai sejak mereka meninggalkan bangku pondok lebih dari dua dekade lalu.

Ketua Angkatan Gontor 2003, Kyai Asep Rogia, mengatakan bahwa pendidikan sejatinya tidak berhenti saat seseorang lulus dari sekolah atau pesantren. Menurutnya, pendidikan menemukan maknanya ketika ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh diwujudkan dalam manfaat bagi masyarakat.

“Seratus tahun Gontor mengajarkan kepada kami bahwa keberhasilan tidak diukur dari apa yang kita miliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan. Karena itu pengibaran dua bendera ini adalah pengingat bahwa pengabdian harus terus berlangsung sepanjang hayat,” ujarnya.

Bagi Alumni Gontor 2003, ketinggian Gunung Karang menjadi simbol cita-cita yang harus terus dijaga. Semakin tinggi seseorang melangkah, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memberi arti bagi sesama.

 

Editor:Geger