www.jejak86.com / SINDANGHEULA – Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, menggelar kegiatan Rembuk Stunting tahun 2026 bersama Kader Posyandu Desa Sindangheula di Saung Bioflok Desa Sindangheula, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk membahas berbagai persoalan kesehatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.
Rembuk Stunting dibuka langsung oleh Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM., dan dihadiri perangkat desa, Bidan Desa, serta para Kader Posyandu Desa Sindangheula.
Dalam kegiatan tersebut, para kader diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi, pengalaman, serta berbagai kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu di tengah masyarakat.
Kepala Desa Sindangheula Suheli mengatakan, kegiatan Rembuk Stunting berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyatukan langkah antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan para kader Posyandu.

“Alhamdulillah kegiatan Rembuk Stunting Kader Posyandu Desa Sindangheula telah berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bidan, pengurus dan anggota Kader Posyandu yang telah hadir dan mengikuti kegiatan ini,” ujar Suheli.
Menurutnya, Rembuk Stunting tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi para kader sekaligus membahas berbagai permasalahan yang ditemui di lapangan.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menampung aspirasi dari para pengurus kader, kemudian berbagai permasalahan yang ada di lapangan kita diskusikan bersama dan kita cari solusinya,” katanya.
Suheli berharap melalui kegiatan tersebut, berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan Posyandu dan upaya pencegahan stunting dapat ditangani secara bersama-sama.
“Mudah-mudahan dengan berkumpul dan melaksanakan rembuk stunting ini, permasalahan yang ada di lapangan bisa kita atasi bersama-sama. Tentunya untuk kebaikan kader Posyandu dan kebaikan Desa Sindangheula menuju desa yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.
Rembuk Stunting ini juga diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, Bidan Desa, dan Kader Posyandu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, bayi, balita, serta keluarga yang membutuhkan perhatian khusus dalam pencegahan stunting.
Dengan komunikasi dan koordinasi yang terus dibangun, Pemerintah Desa Sindangheula berkomitmen mendorong berbagai upaya preventif agar tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik dan kualitas kesehatan masyarakat desa semakin meningkat.
Editor:Geger










