Tonizal, S.H.: Joncik Muhammad Adalah Bukti Anak Desa Bisa Menjadi Pemimpin Besar, Generasi Muda Harus Belajar dari Perjuangan dan Pengabdiannya

BANTEN36 Dilihat

www.jejak86.com / Empat Lawang – Ketua Umum Bhaskar Indonesia Maju, Tonizal, S.H., mengajak generasi muda untuk meneladani perjalanan hidup dan kepemimpinan Joncik Muhammad yang dinilainya sebagai sosok inspiratif dan layak menjadi panutan bagi anak-anak muda Indonesia.

Menurut Tonizal, perjalanan hidup Joncik Muhammad membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi dan latar belakang keluarga sederhana bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Lahir di Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, dari keluarga petani sederhana, Joncik Muhammad mampu membangun karier melalui pendidikan, organisasi, kerja keras, dan pengabdian yang konsisten kepada masyarakat.

“Beliau adalah bukti nyata bahwa anak desa bisa menjadi pemimpin besar. Kesuksesan tidak diraih secara instan, tetapi melalui perjuangan panjang, pengalaman, integritas, dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat,” ujar Tonizal.

Karier politik Joncik Muhammad dimulai sebagai anggota DPRD Kabupaten Lahat. Berkat dedikasi dan kemampuan kepemimpinannya, ia dipercaya menjabat Ketua Komisi C DPRD Lahat periode 1999–2004. Setelah pemekaran Kabupaten Empat Lawang, ia kembali mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Ketua DPRD Empat Lawang, Wakil Ketua DPRD Empat Lawang, hingga Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Pengalaman panjang tersebut mengantarkannya menjadi Bupati Empat Lawang dan kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Kabupaten Empat Lawang periode 2025–2030 bersama Wakil Bupati Arifa’i.

Selain memimpin daerah, Joncik Muhammad juga dipercaya memimpin Partai Amanat Nasional Sumatera Selatan. Menurut Tonizal, kepercayaan tersebut menunjukkan kapasitas kepemimpinan, pengalaman, dan kemampuan beliau dalam membangun organisasi serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Menjadi Bupati adalah amanah besar, tetapi dipercaya memimpin partai politik di tingkat provinsi merupakan tanggung jawab yang tidak kalah besar. Tidak semua orang mampu mencapai posisi tersebut. Karena itu, kami sangat mengagumi dedikasi, konsistensi, dan perjalanan panjang Bapak Joncik Muhammad dalam mengabdi kepada masyarakat dan membangun daerah,” tegas Tonizal.

Di bawah kepemimpinannya, Joncik Muhammad mengusung visi Empat Lawang MADANI (Makmur, Aman, Damai, Agamais, Nasionalis, dan Indah) yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan sumber daya manusia, serta kesejahteraan masyarakat.

Tonizal berharap generasi muda dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup Joncik Muhammad. Menurutnya, kesuksesan tidak ditentukan oleh latar belakang keluarga, melainkan oleh kemauan untuk belajar, bekerja keras, menjaga integritas, dan terus berkontribusi bagi masyarakat.

“Anak-anak muda harus berani bermimpi besar dan berjuang untuk mewujudkannya. Perjalanan hidup Bapak Joncik Muhammad menunjukkan bahwa siapa pun bisa meraih kesuksesan apabila memiliki tekad, disiplin, dan semangat pengabdian. Beliau adalah sosok yang patut menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumatera Selatan dan Indonesia,” kata Tonizal.

Bhaskar Indonesia Maju berharap semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk aktif dalam pendidikan, organisasi, kegiatan sosial, dan pembangunan daerah sehingga lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.

“Jadikan perjuangan sebagai inspirasi, pengabdian sebagai jalan hidup, dan keberhasilan sebagai motivasi untuk membangun Indonesia yang lebih maju.” tutup Tonizal, S.H. sebagai Ketua Umum Bhaskar Indonesia Maju.

Editor : Y.B.