Klarifikasi Kasus Anak yang Sempat Dikabarkan Hilang, Ternyata Hanya Miskomunikasi

Jakarta, wanasalam323 Dilihat

www.jejak86.com / Jakarta – Isu mengenai dugaan hilangnya seorang anak bernama Tegar Faustadinar Sharoja yang sempat beredar di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat, dipastikan telah selesai setelah dilakukan klarifikasi oleh pihak keluarga ( 9/6/2026 ).

Ibu kandung Tegar, Susiati S, secara resmi menyampaikan bahwa laporan terkait dugaan hilangnya anaknya telah dicabut setelah dilakukan komunikasi dan penelusuran lebih lanjut. Berdasarkan hasil klarifikasi, peristiwa tersebut terjadi akibat miskomunikasi dan kesalahpahaman, sehingga tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun keterlibatan pihak lain sebagaimana yang sempat berkembang di tengah masyarakat.

Dalam pernyataan resminya, Susiati menjelaskan bahwa dirinya telah mengajukan pencabutan laporan yang sebelumnya dibuat terkait hilangnya Tegar. Ia juga menegaskan bahwa kasus tersebut kini telah ditutup sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Setelah dilakukan komunikasi dan klarifikasi lebih lanjut, diketahui bahwa kejadian ini terjadi karena miskomunikasi dan kesalahpahaman. Tidak ada unsur lain di luar hal tersebut,” ujar Susiati dalam keterangan yang disampaikan kepada publik.

Selain mencabut laporan, Susiati juga menyatakan akan melakukan penyesuaian terhadap unggahan maupun foto-foto yang sebelumnya berkaitan dengan kasus tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman baru di masyarakat.

Nama Raizel (Izel/Resta) yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan kasus ini juga dipastikan tidak memiliki keterlibatan sebagaimana dugaan yang sempat beredar. Susiati menegaskan bahwa hubungan antara keluarganya dengan Izel serta keluarganya tetap berjalan baik dan tidak terdapat permasalahan apa pun.

“Saya juga ingin menegaskan bahwa saudara Izel beserta keluarganya adalah orang-orang yang baik. Baik saya maupun pihak yang sebelumnya diduga terlibat tidak memiliki permasalahan apa pun,” tegasnya.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, keluarga berharap masyarakat tidak lagi menyebarkan informasi yang tidak sesuai dengan fakta. Seluruh tuduhan, asumsi, maupun pemberitaan yang menyebut adanya keterlibatan pihak tertentu dalam kasus hilangnya Tegar dinyatakan tidak benar dan tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, terutama terkait kasus orang hilang yang dapat berdampak pada nama baik individu maupun keluarga yang disebut dalam pemberitaan.

Saat ini, kasus tersebut dinyatakan telah selesai secara kekeluargaan dan ditutup secara resmi. Keluarga Tegar berharap masyarakat dapat menghormati proses penyelesaian yang telah dilakukan serta menghentikan penyebaran informasi yang tidak sesuai dengan hasil klarifikasi resmi yang telah disampaikan.

“Seluruh permasalahan ini telah selesai dengan baik. Dengan adanya video klarifikasi ini, maka segala tuduhan, pemberitaan, maupun informasi yang menyatakan sebaliknya dianggap tidak berlaku dan tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya,” tutup Susiati.

Penulis / Boni

Editor : Y.B.