Ditemukan Mayat Pria Umur 32 Thun Di Parit Kebun Sawit PT Hindoli Keluang, Ada Bekas Lebam Didada Mayat.

musi banyu asin24 Dilihat

Sumsel.www.jejak86.com / dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran parit kawasan perkebunan kelapa sawit PT Hindoli, Blok G.29/30, Desa Tanjung Dalam, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Penemuan jasad tersebut pertama kali dilaporkan masyarakat kepada Polsek Keluang pd pukul. 08.45 Wib. Mendapat informasi itu, personel kepolisian bersama Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Muba langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi korban.

Kapolsek Keluang AKP Apriansyah, S.H., melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean, S.M., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Keluang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Muba langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan identifikasi terhadap korban, serta memasang garis polisi,” ujar AKP S. Hutahaean.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Candra (32), buruh harian lepas, warga Jalan SH Wardoyo Gang Kencana, RT 007 RW 002, Kelurahan Tujuh Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang.

Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga korban untuk proses identifikasi lanjutan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal atau visum luar, petugas menemukan adanya luka yang diduga akibat benturan benda tumpul pada bagian dada korban. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil visum luar ditemukan adanya bekas Lebam akibat benda tumpul pada bagian dada korban. Saat ini penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, warga sekitar maupun pekerja di lokasi mengaku tidak mengenali korban. Polisi menduga jasad korban sengaja dibuang di kawasan perkebunan kelapa sawit tersebut. Namun dugaan itu masih didalami melalui penyelidikan dan pengumpulan alat bukti unit Reskrim polsek keluang yang di back up Unit Pidum Sat Reskrim polres Muba.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah melakukan serangkaian tindakan, di antaranya mengamankan lokasi penemuan, memasang garis polisi, melakukan olah TKP, identifikasi korban bersama Tim Inafis polres Muba, menghubungi keluarga korban, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Hingga kini, Satreskrim Polres Muba bersama Polsek Keluang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban sekaligus mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait korban sebelum ditemukan meninggal dunia agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

( Zili SH. Kaperwil. Sumsel )